Dear all Sukrablog friends,Thxx banget buat yang selalu intens memperhatikan sukrablog, memberikan komen dan inspirasi. Atas dukungan dan harapan dari teman-teman, edisi buku ini (Intip & Lirikan Sukra Edisi yang Disempurnakan) yang awalnya bersifat intern dan jumlahnya masih sangat terbatas, sudah dapat dicari, dibeli dan dipesan hanya di toko buku GRAMEDIA. Bagi yang berniat bisa langsung ke toko buku GRAMEDIA.
Mudah-mudahan dengan ini saya bisa semakin berkarya untuk bangsa... dan mudah-mudahan pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman semua untuk berkarya lebih baik lagi......
Enjoy,peace and love from Sukra
Jumat, 06 November 2009
Surat untuk Pembaca
Senin, 26 Oktober 2009
Love Makes You Strong
Adaptasi mungkin untuk sebagian kelompok adalah hal yang mudah. Dengan sifat manusia yang individual, tidak memikirkan yang lain kecuali dirinya sendiri, justru membuat kelompok yang sukar beradaptasi jauh lebih banyak. Ciri-cirinya ditunjukan dengan dimulainya perasaan kesepian, berlanjut ke tingkat stress dan diakhiri dengan bunuh diri atau pelampiasan yang tidak terkendali dan kadang sangat menakutkan. Ini bukanlah hal yang mustahil tapi kenyataan yang sering terjadi terutama di metropolitan.
Kesepian, itulah yang dirasakan Ilu sebagai tikus yang sedang merantau di negeri orang. Dengan keyakinan, ketegaran dan ketabahan, Ilu berusaha menutupi penyakit yang sedang menghampirinya tersebut dari sahabatnya. Walau ditutupi, Aji dan Ero menyadari apa yang dirasakan oleh Ilu dan berusaha memberi semangat kepadanya. Tapi itu semua sia-sia dan tidak ada perubahan dalam diri Ilu.
Sahabat yang sudah dianggap sebagai keluarga saja tidak bisa membantu, jadi bagaimana menyembuhkan Ilu. Ingin mencoba mengenalkan kepada seseorang tapi bagaimana? Semuanya serba sibuk, serba individual. Dan apa jadinya jika Ilu berinteraksi tetapi memasang wajah bad mood dan tidak antusias seperti itu?
Pada suatu hari, tiada angin yang berhembus, ada seseorang yang tiada mengenal mencoba berkenalan dengannya. Dan pada malam harinya, Ilu berubah menjadi lebih ceria dibandingkan hari sebelumnya. Apa yang terjadi? Apa gerangan yang telah dilakukannya? Membuat kedua sahabatnya tersebut penasaran.
Ilu menjawab. Tiada yang dilakukan oleh sahabat tersebut (dari asing, berkenalan dan menjadi sahabat). Ia hanya mengajak ngobrol sejenak saja.
Rasa penasaran timbul. Apakah ada yang namanya benih-benih cinta? Ilu menjawab tidak. Tapi ada sesuatu yang berbeda. Saya (Ilu) merasa ada kekuatan baru yang membuat saya percaya mampu menghadapi kesulitan (kesepian) ini. Mungkin karena itu ada pepatah "love makes you strong".
Dengan memberikan sedikit perhatian dapat membuat manusia tersebut lebih antusias dan lebih kuat. Karena perhatian tersebut membuat orang tersebut merasa berharga dan bernilai. Maka mulailah perhatikan sekeliling anda karena banyak yang membutuhkan perhatian anda.
Anda juga membutuhkan perhatian bukan? Love makes you strong.
Enjoy, peace and love from Sukra.
Selasa, 06 Oktober 2009
JiRoLu
Di suatu sudut kota metropolitan, terdapat 3 ekor tikus yang selalu memimpikan sebuah perubahan. Sesuatu yang menjadikan dirinya berharga dan dikenang sepanjang masa. 3 tikus tersebut adalah Aji yang terkenal akan kepandaiannya, Ero yang terkenal akan kekayaannya dan Ilu akan kegilaannya.
Melihat terangnya bulan dan sunyinya malam hari, Ilu berpikir mengapa kami (Aji, Ero dan Ilu) yang memiliki kemampuan besar tidak mampu mengubah dunia. Padahal 3 makhluk yang paling ditakuti adalah makhluk yang pintar, kaya dan gila. Berpikir sejenak, apakah ini adalah akar masalahnya? Tidak dipandangnya makhluk yang pintar dan gila di negeri ini karena di kepala mereka hanya ada uang, uang dan uang. Padahal makhluk yang pintar dapat menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada dan makhluk yang gila dapat memecahkan sebuah permasalahan dengan cara yang ekstrim dan efektif.
Ketika ketiga sahabat tersebut berkumpul, Ilu menyampaikan pandangannya, dan berpendapat bagaimana jika kita pindah ke sebuah negara yang menghargai orang-orang seperti kita (negeri Jepang). Bagi Ero, ini adalah sebuah peluang untuk memperluas jaringan. Akan tetapi bagi Aji, pindah ke negara lain menciptakan sebuah keraguan akan kemampuannya.
Sadar akan keraguan Aji, Ilu celetuk dan berkata: Kita adalah makhluk yang kuat dan mampu beradaptasi dalam segala situasi dan keadaan. Hal yang terpenting gunakan otakmu untuk memecahkan berbagai masalah. Dan inilah kesempatan kita untuk berkembang menjadi lebih baik dan menunjukan bahwa kita adalah makhluk yang unggul walau secara kenyataan keadaanlah yang memaksa diri kita menjadi makhluk yang unggul dalam tantangan.
Walau ragu, Aji yang melihat Ilu dengan keyakinannya dan Ero dengan kesiapannya, akhirnya memberanikan diri dan mempersiapkan nyali untuk merantau di negeri orang. Satu hal yang perlu digaris bawahi mempersiapkan nyali bukan berarti nekad karena itu sama saja dengan bunuh diri.
Menanti kedatangan hari keberangkatan Aji, Ero dan Ilu pamitan dengan sahabat-sahabatnya dan menyelesaikan hal-hal yang perlu. Pamitan dilakukan karena segala sesuatu yang akan dilakukan haruslah ada dukungan dan tugas yang diselesaikan adalah tanggung jawab hal yang tidak boleh ditinggalkan dengan alasan apapun.
Menunggu hari, jam, detik...... Emosi dan rasiopun memuncak dalam menentukan pilihan dan rencana yang hendak dilakukan dalam hidup ini guna mencapai sebuah cita-cita.
Enjoy, peace and love from Sukra.
Photo dari kanan ke kiri: Aji, Ilu, Ero
Kamis, 17 September 2009
Intip & Lirikan Sukra
Maafkan saya. Mungkin sebagian pembaca bertanya-tanya, "Kemana dan dimanakah saya?" Saya hanya bisa berkata "maaf" karena banyak hal yang harus dilakukan yaitu mempersiapkan diri untuk studi ke Jepang dan mempersiapkan buku "Intip & Lirikan Sukra edisi yang disempurnakan".Apa isi dari buku "Intip & Lirikan Sukra edisi yang disempurnakan", sihhh... ? Bagaimana yahhh... saya menjelaskannya? Karena saya bingung maka penjelasan buku yang memiliki tebal 552 halaman dengan ukuran 13,5 cm x 20.5 cm ini, saya kutip dari bagian cover belakang:
"Penulisnya mengatakan ini adalah karya tulis dengan genre baru. Tapi apa daya, mereka mengatakan ini adalah gado-gado. Itulah kenyataan. Isi buku ini adalah “kumpulan cerita dan informasi di sekitar kita”, sama seperti tagline yang tertera pada blog Sukra (http://sukrablog.blogspot.com).
Hal pasti, jangan samakan buku ini dengan kertas coretan yang dibuang di keranjang sampah. Karena isi tulisan yang berasal dari blog tersebut pernah mendapatkan penghargaan Internet Sehat Blog Award (ISBA) 2009 untuk kategori mingguan, Selasa (07/07/09) atau Pemenang Blog Award Minggu Pertama Juli 2009 yang diberikan oleh Tim Internet Sehat-Detiknet.
Sudut pandang yang berbeda, beragam informasi, cerita tentang kehidupan, itulah bagian dari perjalanan Anda ketika melihat dan membaca buku ini. Dengan gaya penulisan yang lugas, singkat, padat, informatif dan dituturkan dengan kalimat yang terasa “bernas” menjadikan buku ini layak untuk dikonsumsi tua maupun muda.
243 tulisan dalam 8 kategori akan memberikan Anda pilihan untuk membaca informasi yang diinginkan atau yang hendak diketahui. 8 kategori tersebut adalah About Boys & Girls, Facts & History, Interest Fun & Leisure, Popular Information, Social Dilemma, Tips & Tricks, Tradition & Culture, dan Series.
Buku ditutup kemudian diletakkan di salah satu sudut rumah ketika selesai dibaca; berharap ada yang membacanya lagi di hari nanti.
Enjoy, peace and love from Sukra."
Untuk informasi lebih lanjut mengenai buku ini via email: sukra@artlover.com
Enjoy, peace and love from Sukra
Senin, 07 September 2009
Fakta Dunia Pendidikan Indonesia
Suatu hari, sahabat bertanya tentang pandangan dan pendapat saya tentang dunia pendidikan dan penelitian. Apa yang harus saya jawab karena ia-lah yang terjun dalam dunianya dan seharusnya lebih tahu daripada diri saya. Tak lama kemudian, karena melihat saya bingung, sahabat saya menjabarkan akan fakta-fakta yang tertulis dalam media koran. Fakta-fakta tersebut antara lain:
Melihat fakta diatas, bagaimanakah masa depan Indonesia? Dan bagaimanakah Solusinya? Inilah beberapa pandangan:
Sebuah pertanyaan terlintas dalam benak saya. Begaimana dan berapa lamakah bangsa Indonesia harus menunggu, karena butuh sebuah rencana dan proses yang nyata, tepat dan kesinambungan yang panjang?
Enjoy, peace and love from Sukra.
referensi foto: http://agusjames007.files.wordpress.com/2008/03/ujian.jpg
Kamis, 27 Agustus 2009
Naga Gahara
1 hari menjelang ulang tahun Haga (hati naga) ke 21, ia pergi keliling kota untuk melihat-lihat. Tidak ada yang dipikirkan dan segalanya adalah menyenangkan hingga Haga bertemu seorang kakek tua.
Kakek tua berkata:
Hai anak muda, malam ini adalah malam ulang tahunmu bukan? Peganglah batu akik Nogosuwe ini karena batu ini adalah tiket balik dari dunia ilusi yang akan terjadi malam ini. Saya tidak berbohong dan ilusi tersebut pasti terjadi karena anda adalah keturunan Nogo Gahara, keturunan bangsawan naga.
Haga kaget dan bingung. Ketika hendak bertanya balik kakek tersebut telah hilang. Hati Haga tidak tenang dan bergegas pulang. Sesampai di rumah, Haga terus memikirkan apa yang dikatakan kakek tua dan terus berusaha agar terjaga (contoh minum kopi). Apa daya rasa kantuk tidak terelakan dan akhirnya tertidur. Dan kisah perjalanan dalam dunia ilusi terjadi.
Dimanakah ini? Tak pernah, saya (Haga) melihat kampung ini. Kampung yang mana belum ada listrik tapi telah tertata dengan rapi. Selain itu kampung ini dikelilingi oleh gunung dan kali. Dimanakah ini?
Tiba-tiba kakek tua itu datang lagi dari belakang. Inilah kampung yang ditinggali oleh Sindro Malanensis yang merupakan keturunan darah biru Niwa Meruyen yang mana cikal bakal nenek moyangmu. Kampung ini telah ada 30.000 tahun yang lalu dan dikelilingi oleh Gunung Lawu, Gunung Merapi, Kali Cemoro dan Benganwan Solo. Tapi 5.000 tahun yang lalu, kampung ini mengalami bencana alam yang dashyat yaitu gempa akibat letusan gunung berapi dan banjir pada waktu yang bersamaan hingga memporak porandakan seisi kampung ini.
Mereka melakukan pengungsian ke dua arah yaitu ke tenggara dan ke barat daya. Pengungsian ke arah tenggara dipimpin oleh Putri Wulan Dadi. Mereka mengungsi ke kawasan gunung Bromo, gunung Mahameru, sungai Brantas yang sekarang dikenal dengan penggunungan Tengger. Dalam pengungsian mereka bertemu dengan seekor singa yang bernama Prabu Singanada dan tempatnya dikenal dengan nama Probolinggo. Putri melakukan pertapaan dan tempatnya dikenal dengan dengan Purwodadi. Sedangkan rakyatnya membangun budaya wajak yang saat ini telah hilang dan menjadi sebuah misteri dalam catatan prasejarah.
Pengungsian ke arah barat daya dipimpin oleh Ratu Nanwa Buana Sima. Mereka mengungsi hingga ke kawasan gunung Dieng, gunung Slamet, kali Klawing, kali Serayu yang mana terkenal akan bumi alamnya yang indah nan subur disebutnya Bumiayu, Banyumas; laut luas dengan karang yang kokoh disebutnya Karang Anyar, Karang Ayam dan Karang Sambung. Tempat-tempat tersebut dikenal dengan pegunungan Serayu dan cekungan Banyumas.
Dalam pengungsian ke barat daya ini juga terdapat kisah bahwa di kaki gunung Slamet ini sang ratu bertemu dengan seekor raja naga yang bernama Lelono Broto. Yang mana atas kehendak dewa pelindung Barata Sangkala, keturunannya memulai memimpin sebuah masyarakat baru dan itupun menjadi tugasmu, Haga sebagai keturunannya. Disana tempat pedepokan untuk berdoa dan bersembahyang pada dewa dan leluhur nenek moyang yang disebut Purbalingga. Sedangkan tempat tinggal keturunan Ratu Nanwa dan Raja Naga disebut dengan Purwonegoro dan Banjarnegara.
Tanah tempat dirimu berdiri sekarang adalah tempat sang ratu yang mana telah menjadi lapisan bebatuan pancawarna japis ati ayam. Sedangkan disana tempat sang raja yang telah menjadi bebatuan pancawarna japis nogosuwe. Semua ini akan diwariskan kepada keturunannya termasuk dirimu sebagai simbol petuah dalam budaya kultur adat sebagai sumpah janji kepada nenek moyang dalam titahnya menjalankan tugas negara dengan tetap menjunjung tinggi moral, etika, adat budaya yang diwariskan.
Sekarang saatnya anda kembali ke dalam dunia anda. Ketuklah batu yang tadi siang kuberikan sebagai janjimu kepada nenek moyangmu dan seketika maka pintu kembali keduniamu akan terbuka. Atau dirimu akan selalu tinggal dalam dunia ini.
Maaf jika ada kesamaan nama dan tempat. Ini hanyalah cerita fiksi yang mana merupakan imajinasi dari kota Purwokerto yang mana merupakan budaya "manusia Nogora" yang hilang dan menjadi misteri sejak 3.000 tahun yang lalu.
Enjoy, peace and love from Sukra.
Referensi foto: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1FPLtA-RUPpODNt_ymmY006vtrjiy5zKYzYultyYgnYicTxl_yEJ2Rq7EQUD2zR6D5qymuDUW5BocjKJRa499Rrt1Z6D6OHXoBV2q8U6cmH4aBrCRuWKE1LCa2plslQwmyR_l46YM7Zr6/s740/Dragon_and_Phoenix_by_mengqingfei.jpg
Artikel Favorit dalam 1 minggu
-
Satu lagi yaitu bisikan batu jade yang mana menunjukan keperkasaan dan keajaiban sejarah budaya China. Aneh tapi memang seperti itu kenyataa...
-
Manusia berakhlak sejati Menyembunyikan keakhlakannya Manusia berakhlak palsu Memamerkan gaya keakhlakannya Manusia berbajik sejati Tidak m...
-
Lohhh... Kok gitu sih? Jawab Aji . Pertama, dirimu pasti marah jika aku (Ilu) bilang anak kampung masuk kota. Karena pada kenyataan dirimu l...
-
Aku (Ero) lahir dan besar di Indonesia. Lalu, mengapa aku harus bangga sebagai keturunan China ? Dan mengapa orang tuaku selalu mengatakan a...
-
Di sebuah desa ada seorang ayah (Edmonbowo) yang bekerja banting tulang hanya untuk menghidupi seluruh keluarganya. Dengan keteguhan, kesaba...
-
Tok...tok...tok... Ero bangun...bangun...(dengan nada terburu-buru) Apa sihhh... dibukanya pintu dan surpriseee.... Gong Xi Fat Cai dari ka...
-
Ada pertemuan akbar yang akan dilakukan oleh para keturunan Maharesi Rama Panguna di kawasan “Atlantis Dwipa”. Pertemuan ini diceritakan ada...
-
Semakin hari , berita tentang Indonesia semakin menyerupai sinetron. Apakah mungkin Indonesia bisa seperti Jepang, meskipun kalah perang pad...
