Rabu, 09 Juli 2008

Malam Minggu di Kuburan Belanda (Taman Prasasti)


Jika orang mengatakan edan atau gila malam minggu ke kuburan, saya bilang itu adalah sensasi dan tantangan dalam uji nyali. Banyak orang malam minggu pergi ke mall, nonton film horror di bioskop, bukankah lebih menyenangkan ke kuburan yang lebih horror dan jika beruntung ketemu sama penunggunya.

Kuburan Belanda yang dikenal dengan sebutan Taman Prasasti ini meskipun kecil tapi menyimpan berjuta cerita dimulai dari sejarahnya, nisannya, patungnya, hingga misteri Kapten Jas. Kuburan yang terletak di jalan Kerkhoflaan (tahun 1940 dan sekarang bernama Jl Tanah Abang 1) pada awalnya memiliki luas 5.9 hektar sebelum akhirnya dipersempit menjadi 1.2 hektar akibat dibangunnya kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Sejarah singkat, bangunan atau pintu gerbang masuk kuburan dibangun pada tahun 1844. Hal ini, bukanlah berarti kuburan ini mulai berfungsi pada tahun 1844 melainkan tahun 1795. Jarak dari pusat kota (Batavia) menuju kuburan dapat dikatakan jauh pada saat itu (sekarang ditempuh dalam 15 menit dengan mobil) tentulah membutuhkan transportasi untuk mengangkut jenazahnya. Jenazah yang berasal dari rumah sakit (sekarang museum Bank Indonesia) di kota, dibawa melalui perahu sepanjang Kali Krukut (belakang gedung Departemen Penerangan, Jl Abdul Muis) menuju Kebon Jahe Kober (sebuah kampung kumuh yang sebagian besar warga Betawi). Kemudian jenazah tersebut dibawa dengan sebuah kereta hitam menuju pemakaman, di mana salah satu kereta ini masih dapat dijumpai di dalam Taman Prasasti ini.

Banyaknya batu nisan di Taman ini, tapi ada yang membuat penasaran yaitu tulisan HK pada sebagian nisan yang ada dan seringkali tulisan tersebut merusak informasi yang ada pada batu nisan tersebut. Tulisan HK berarti Hollandse Kerk yang berarti Gereja Belanda. Gereja Belanda yang didirikan pada tahun 1736 ini merupakan gedung tertinggi di Batavia pada saat itu dan pada tahun 1808 telah hilang akibat gempa bumi atau kebakaran sehingga makam J.P.Coen-pun sudah tidak diketahui lagi keberadaannya. Jika anda ingin mengetahui lebih dalam tentang nisan, anda dapat membaca buku berjudul "Makna Sosio-Historis Batu Nisan VOC di Batavia" oleh Lilie Suratminto.

Bila diperhatikan patungnya banyak yang berbentuk malaikat, hal ini dimungkinkan karena kesalah pahaman para pemahat atau perancang mengidentikan agama Khatolik dengan malaikat. Hal ini tidaklah penting karena hasil karya mereka menyebabkan diri saya bagaikan berada di Eropa. Ketika memasuki Taman ini di sebelah kiri ada sebuah bangunan yang menyimpan dua peti yaitu peti Bung Karno dan peti Bung Hatta. Peti Bung Karno adalah peti yang digunakan untuk mengangkat jenazahnya dari rumah sakit yang kemudian jasadnya dipindahkan sehingga peti tersebut kosong. Peti Bung Hatta hanyalah peti yang tak ternah dipakai, hanya dahulu dipersiapkan untuk dirinya.

Tokoh-tokoh yang pernah dimakamkan disini sangatlah banyak antara lain Dr HF Roll yang merupakan cikal bakal berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Olivia Mariamne yang merupakan istri Thomas Stamford Raffles (gubenur Hindia Belanda) dan pencetus pangembangan Kebun Raya Bogor.

Misteri Kapten Jas adalah hal yang paling menarik karena makamnya berada dekat pohon Mimbar besar dan sering berbau kemenyan. Menurut lagenda Kapten Jas tak pernah hidup dan tak pernah mati dimana cerita ini didapatkan pada sebuah karangan berjudul "Naar aanleiding van teekeningen van het oude Batavia" oleh H.D.H. Bosboom. Cerita ini dimulai dari sebuah Gereja Portugis yang dibangun dekat kuburan pada tahun 1676 di Jl. Jayakarta I yang sering disebut dengan Jassenkerk (Gereja Jassen). Nama Jassen diberikan karena banyaknya impor jassen balken (balok kayu dari Ciasem) di daerah itu. Pada abad 18, Batavia bagaikan kota hantu di mana banyaknya kematian dan mayat dikuburkan berlapis-lapis sampai ke halaman gereja dan pada saat inilah nama Kapten Jas mulai muncul seperti yang tertera pada kalimat naar het land von kapitein Jas gaan (pergi ke tanah kapten Jas). Apa arti kalimat itu? Hal pasti ketika kuburan tersebut ditutup makam "Kapten Jas" ikut dipindahkan dan kuburannya tetap berbau kemenyan.

Akhir kata, Kapten Jas berkata jika nyali anda telah siap datanglah padaku pada malam hari minggu untuk memecahkan misteri diriku.

Enjoy, peace and love from Sukra.

Referensi:
Heuken Adolf .SJ,"Tempat-tempat bersejarah di Jakarta", Yayasan Cipta Loka Caraka, Jakarta, 1997

*naar het land von kapitein Jas gaan berarti dimakamkan dengan cara dikubur berlapis-lapis.

Related Posts by Categories



17 comments:

deedee mengatakan...

so intinya, ketemu sama penampakan tak kemaren ? :-P

zener_lie mengatakan...

untuk aku sihhh tidak, tapi ada yang ketemu contohnya sahabat batmuser yang lain, di mana tampak pada photo yang diambilnya.

mungkin karena aku berlaku sopan dan selalu minta izin sebelum mengambil photo kali yah. apa coba.

salam kenal

laisya mengatakan...

waaa...ceritanya sejarah banget, beda sama cerita aku yang lebih banyak curhat-nya hehehe...
Salut deh :cheers:

zener_lie mengatakan...

hhmmmm.........

mungkin ada yang bertanya kenapa gambar yang kuberikan tak tampak seperti kuburan.

jawabanku. di kuburan belanda tidaklah hanya ada kuburan saja. gambar yang kuberikan adalah gambar patung-patung yang ada di taman prasasti ini, yang mana menurut saya inilah daya tarik taman prasasti ini.

ok bye

Anonim mengatakan...

kapan bisa ajak ferry kesana, dia sangat interesting lho.

zener_lie mengatakan...

ferry siapa?

duh nama ferry khan banyak didunia ini?

Administrator mengatakan...

TOP URGENT. Lokasi tepatnya di daerah mana mas? Kami berencana melakukan pemotretan di sana. Terimakasih

zener_lie mengatakan...

adanya di jalan tanah abang I. samping kantor walikota jakarta pusat.

having fun yah

anime7graphic mengatakan...

Waduuh aku sampe bengong bacanya, bingung mau komen apa.

Bagus isinya, karena cerita cerita sejarah Indonesia yang tercecer ternyata di archive di sini.

Maaf kalo komennya gk nyambung, salam kenal

onod32 mengatakan...

nice info gan..nanti mau kesana aq...

balicowboy mengatakan...

Wah bener2 info yg menarik nihhh… mantapfff !

Asurion Verizon mengatakan...

waaahh banyak penampakan yah gan

Professional indemnity insurance mengatakan...

maklum gan klo bnyk pnampakan kan bngunan tua

Obat Herbal Untuk Amenore Secara Alami mengatakan...

Artikel yang sangat bagus gan..
terimakasih telah berbagi dengan kami, sukses terus

Moviecamera21 mengatakan...

Mari buruan gabung ke moviecamera21.com
Banyak filem-filem terbaru yang di sediakan di sini jamin seru dan tidak mengecewakn teman-teman semua.
buran gabung www.moviecamera21.com
Dan banyak filem-filem keluar terbaru 2016 yang sudah di tayang kan ke bioskop kami buruan gabung teman...
https://www.moviecamera21.com


Makasih

Yogi Marsahala mengatakan...

serem banget

Sewa Mobil Di Surabaya mengatakan...

whoah this Article is magnificent i love reading your articles. Keep up the good work! You understand, lots of individuals are looking around for this information

Artikel Favorit dalam 1 minggu