Sabtu, 14 Juni 2008

Hidup Sehat Ala Orang Tua

Di dunia yang semakin rentan akan penyakit, hidup sehat adalah impian setiap manusia. Seringkali, kita menemukan buku tentang gaya hidup sehat yang memuat menu sehat, jus sehat, terapi herbal. Salah satu yang paling populer adalah diet sehat berdasarkan golongan darah yang dipopulerkan oleh Peter J D'Adamo. Tiada salah untuk percaya dan mengikutinya, tapi tiada salahnya juga bukan mempercayai hidup sehat ala orang tua.

Teriakan orang tua sering kali terdengar di telinga, "Makan itu buah, bagus udah dikasih, masing susah, itu vitamin" atau "Mau sehat nda? makan itu harus seimbang jangan daging doank" dan lain-lain.

Sebetulnya apa sih yang menjadi patokan bahwa makanan yang diberikan orang tua itu baik untuk kondisi tubuh? Catatan: kondisi tubuh disini tidaklah berdasarkan pada golongan darah tapi kondisi ketika badan panas, dingin, kuat atau lemah. Jawabannya adalah sifat, rasa dan warna.

Sifat makanan: dingin, sejuk, netral, hangat, panas.
Rasa makanan: asam, pahit, manis, asin, pedas, tawar.
Warna makanan: hijau, merah, kuning, putih, hitam.
Sifat, rasa, dan warna makanan ternyata memiliki hubungan yang erat dengan lima elemen yaitu:

  • Unsur kayu (hijau, asam): berhubungan dengan hati, mata, tendon/urat, sistem metabolisme, syaraf dan detoksifikasi. Berkaitan erat dengan rasa nyeri pada tubuh. Mamfaatnya sangat berhubungan dengan elemen kehidupan.
  • Unsur api (merah, pahit): berhubungan dengan jantung, lidah, pembuluh dan sistem pembuluh darah. Berkaitan erat dengan denyut nadi. Mamfaatnya untuk memperbaiki kondisi darah, pembuluh otak, jantung, anti depresi.
  • Unsur tanah (kuning, manis): berhubungan dengan lambung, mulut, otot (daging), sistem pencernaan dan pencaharan. Unsur ini sangat berkaitan erat dengan kondisi suhu badan. Mamfaatnya untuk menjaga keseimbangan dan kekebalan tubuh.
  • Unsur logam (putih, pedas): Berhubungan dengan organ paru-paru, hidung, mulut dan sistem pernafasan. Berkaitan dengan nafas atau bau mulut yang dikeluarkan. Mamfaat utama adalah untuk memperbaiki gizi.
  • Unsur air (hitam, asin): berhubungan dengan organ ginjal, kuping, tulang, sistem pembuangan, uri nari, reproduksi. Berkaitan erat dengan kondisi tekanan darah. Mamfaatnya untuk anti ketuaan.
Jadi ingat lagu berjudul pepaya, mangga, pisang, jambu. Sepenggal liriknya jika tak salah ingat:

Pepaya, mangga, pisang, jambu. Dibawa dari Pasar Minggu.
Disana banyak penjualnya, di kota banyak pembelinya.

Contoh diambil dari lirik diatas:
  • Pepaya dengan rasa manis, sifat netral dan warna yang merah, berarti memiliki mamfaat memperbaiki sistem pencernaan, menstabilkan tekanan darah, kolesterol tubuh, anti sembelit dan anti kangker.
  • Mangga dengan manis, sejuk dan kuning, berarti memperbaiki sistem pencernaan, menstabilkan tekanan darah, meredakan panas tubuh, bau badan, depresi dan anti ketuaan.
  • Pisang dengan manis, dingin dan kuning, berarti memberi mamfaat memperbaiki sistem pencernaan, menstabilkan tensi darah, mencegah wasir, radang rongga mulut, mengeluarkan racun dan tubuh alias sebagai anti oksidan.
  • Jambu dengan manis, netral dan putih, memberi mamfaat memperbaiki sistem pencernaan, meredakan panas tubuh, penenang, memperlancar kencing dan menstabilkan gula darah.
Ok sekian dulu. Btw aku bukan ahli gizi dan ahli dalam ilmu elemen yah... Ini semua hanya kudengar dan kuberusaha mengurainya. Jadi bila ada kesalahan mohon maaf.

Enjoy, peace and love.

Referensi photo: http://static.flickr.com/201/507663996_62e8c5501e.jpg

Related Posts by Categories



2 comments:

ARai mengatakan...

artinya 4 sehat 5 sempurna ya Oom?
apalagi masa pertumbuhan kayak arai gini..tapi buat sehat itu mahal ya Oom :(

tezar writes.... mengatakan...

hallo, artikelnya bagus, niy. mungkin link berikut bisa menjadi bahan referensi.
http://www.melindahospital.com/melindahospital/modul/user/artikel.php

Artikel Favorit dalam 1 minggu