Rabu, 11 Maret 2009

Ruang Waktu Stasiun Tanjung Priuk

Melintasi rel adalah hal yang biasa walau saya percaya tidak semua orang pernah merasakan nikmatnya naik kereta api. Lalu bagaimana jika melintasi waktu dan ruang? Hal yang luar biasa dan saya ingin mengajak pembaca dalam perjalanan stasiun Tanjung Priuk ini.

Dari tidak ada menjadi ada. Itulah sebuah perjalanan dan saya sangat berharap akan daya imajinasi anda.

Pembangunan dimulai dengan jalan rel kereta yang menghubungkan pelabuhan Sunda Kelapa dengan pelabuhan Tanjung Priuk. Rel yang selesai pada tahun 1877 ini digunakan untuk mengangkut material sebagai bahan pembangunan Pelabuhan.

Tunggu!!! Pembangunan pelabuhan? Benar, setelah dibukanya Terusan Suez di Mesir pada November 1869 perdagangan Eropa dan Asia semakin ramai sehingga pelabuhan Sunda Kelapa makin hari dianggap semakin tidak memadai sehingga dibutuhkannya sebuah pelabuhan baru dengan perlengkapan modern.

Setelah rel maka dibangunlah Stasiun Tanjung Priuk yang diresmikan pada 3 November 1885. Perlu diingat, dahulu kereta api adalah transportasi yang aman dan tepat dikarenakan pinggiran kota Batavia adalah hutan dan rawa. Sehingga pengoperasian stasiun ini menyebabkan pusat perdagangan berpindah ke pelabuhan Tanjung Priuk dan membuat stasiun Pasar Ikan hilang keperkasaannya.

Perjalanan kisah belum dimulai karena Stasiun Tanjung Priuk yang tampak saat ini bukanlah stasiun yang dibangun tahun 1885 melainkan stasiun yang mulai dibangun tahun 1914 yaitu pada masa Gubernur Jendral AFW Idenburg (1909-1916) dan berada 1 Km di sebelah selatan bangunan stasiun yang pertama. Pembangunan stasiun yang baru dilakukan karena keramaian pelabuhan yang membuat stasiun pertama sudah tidak memadai lagi.

Lebih kurang satu dekade kemudian, ulang tahun ke-50 Staats Spoorwegen (6 April 1925), Stasiun Tanjung Priuk diresmikan dan di saat bersamaan dilakukan pembukaan elektrifikasi jalur kereta api di Batavia yang dilayani oleh kereta lokomotif listrik seri ESS (Electrische Staats Spoorwegen) seri 3200. Saat ini yang tersisa dari lokomotif tersebut hanyalah seri 3201yang direhabilitasi pada Juli 2007 dan diberi nama si Bonbon. Bicara si Bonbon kuteringat bahwa benda yang merupakan saksi sejarah ini kabarnya akan diletakan di Stasiun Tanjung Priuk ini.

Perjalanan waktu terus berlanjut, dua dekade kemudian yaitu 16 September 1945 (setelah Jepang kalah), Laksamana Peterson tiba di stasiun ini. Seseorang yang bertugas melucuti tentara Jepang dan mengirimnya kembali ke negaranya; dan membebaskan para tawanan serta interniran Sekutu. Itulah sebagain dari sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Memasuki abad XXI, sejak 21 Januari 2002, kemegahan Stasiun Tanjung Priuk mulai hilang dikarenakan regulasi oleh PT Kereta Api yang tidak lagi mengoperasikan KA (kereta api) kelas ekonomi tujuan Surabaya, Solo, Semarang. Menyebabkan stasiun ini hanya mengoperasikan dua KA kontainer untuk tujuan Bandung dan Surabaya. Masa-masa sebelum 2009, stasiun ini berubah menjadi suatu tempat dengan kesan angker, bau pesing, banyaknya biro-biro perjalanan, gubuk-gubuk liar disamping rel kereta, dan PSK (pekerja seks komersial) di malam hari.

Setelah 2009, harapan untuk mengenang kejayaan muncul kembali, dengan dilakukan renovasi dan pembersihan. Dikabarkan 20 Mei 2009 mendatang stasiun ini akan dioperasikan kembali untuk rute dalam kota dengan KRL (kereta api listrik) antara lain Tanjung Priuk- Kota dan Tanjung Priuk Jatinegara.

Perjalanan waktu telah selesai, sekarang saatnya perjalanan ruang.

Stasiun Tanjung Priuk yang baru memiliki luas 34134 meter dengan gaya kontemporer dan merupakan karya arsitektur CW Koch. Dimana ditangannyalah stasiun ini menjadi sangat monumental karena memiliki delapan peron, bangunan yang bertumpu pada ratusan tiang pancang, memiliki atap penutup dari beton, hiasan kaca patri dan ornamen profil keramik pada dinding. Dalam catatan dikatakan pula bahwa stasiun ini memiliki bar, berhubungan dengan pelabuhan, ruang pesta, dan tempat penginapan. Tapi, dimanakah itu?

Bar, bila masuk dari pintu utama maka anda akan melihat loket-loket dan kemudian lobi utama. Nah disebelah kanan anda itulah tempat yang diduga sebagai bar karena ada suatu meja seperti meja resepsionis, disampingnya terdapat ruang untuk menunggu. Bila anda kesempatan cobalah naik ke atas, anda akan melihat sebuah cerobong yang diduga untuk memasak makanan. Sebelum terlewatkan cobalah anda naik sekali lagi maka anda akan berada di atap gedung ini.

Berhubungan dengan pelabuhan dan ruang pesta diduga merupakan ruang bawah tanah. Tapi sangat disayangkan ruangan ini telah tergenang air.

Ruang penginapan berada di sayap kiri dan kanan bangunan. Bila ingin melihat, cobalah melangkah ke peron; di sebelah kanan ditemukan ruangan-ruangan yang digunakan sebagai kantor. Bagian atas kantor inilah tempat penginapan karena banyaknya ruangan sebesar kamar untuk menaikinya ada tangga di bagian ujung kantor ini.

Oyah, di ujung peron bagian tengah ada sebuah menara yang saat ini digunakan sebagai ruangan kontrol. Bila anda masuk ruang ini anda akan melihat sebuah penggontrol wesel yang mana masih manual dan bel. Yuk, coba menggerakannya bila diizinkan. Meskipun akan diganti dengan yang elektrik, alat kontrol ini diharapkan akan dipertahankan keberadaannya sebagai bahan untuk belajar.

Itulah perjalan ruang. Sebagai pemicu untuk rasa penasaran kalian, di Stasiun Tanjung Priuk ini memiliki banyak jalan dan ruang rahasia; dan saya sudah menemukan beberapa. Bagaimana dengan anda?

Enjoy, peace and love from Sukra.

Gambar 1: Sesudah renovasi
Gambar 2 dan 3: Sebelum renovasi

Referensi:
Artanto Rizky Cahyono,"Kisah dan Sejarah Stasiun Tanjung Priuk", IPRS, Jakarta, Januari 2009.

Related Posts by Categories



81 comments:

Natsuki mengatakan...

wah keren :D

ifat mengatakan...

baru tw maz...thnks ya...bisa buat referensi nih...

catatan kecil ifat mengatakan...

makasih atas info ilmunya yah maz

semar mengatakan...

hehehe.. jadi teringat semasa masih tinggal di jakarta... hmmmm nice info my friend...

BLOGGER Pemula mengatakan...

Kapan ya Indonesia punya stasiun yang megah? Paling nggak, tempatnya bersih dan bebas dari preman dan pedagang kaki 5..

Poetra Mahardika mengatakan...

Saya belum pernah naek Kereta Api neh bro.. Hehehehe..

zener_lie mengatakan...

@blogger pemula:

ini stasiun tanjung priuk. khan di indonesia alias jakarta. megah banget kok udah kaya stasiun bintang 5 :) preman sudah berkurang banget dan pedagang lima??? kemarin sih belum liat :) paling cuman warung-warung saja:)

apisz mengatakan...

aduh..mau saja aku ke indon sekarang...hehe

kakve-santi mengatakan...

jalan dulu kemasa lalu...
bang leh kita tukeran link?
linknya udah kupsang...

makasih

Rakhmat mengatakan...

Waaah seru membaca tulisannya... salut deh sama tulisan2nya :)

Goo_blog mengatakan...

kapan ya ada stasiun bawah tananh di Indonesia

J O N K mengatakan...

wah bener2 keran banget mas.

selalu ada kesan tersendiri kalau lihat2 yang kayak gini.

bagaimana dengan station mangarai. :D,

Andy J. Santiko mengatakan...

tambah ilmu nih..
aku naek kereta api baru sekali..

Erik113934 mengatakan...

wah sip, keren postingannya
Ternyata banyak jalan rahasia?

Itik Bali mengatakan...

Wah Mas..sip banget postingannya
aku pernah ke sunda kelapa
ternyata menyimpan sejarah ya..

brown sugar mengatakan...

Mas....masih dipergunakan ya stasiunnya?....demen saya ama cerita sejarah kek gini apa lg anak saya...tapi kok diliat poto terakhir itu kek ga keurus gitu ya stasiunnya? makanya saya nanya...apa msh dipergunakan sampai skrg?

Lala mengatakan...

Kerennn...
jadi tambah wawasan nich:)

Senoaji mengatakan...

diam tercekat gak banyak bacot cengoh karena wadoooohhhh!!!! yoi pollll!!!

zener_lie mengatakan...

@brown sugar
untuk gambar pertama saya ambil setelah stasiun direnofasi dan gambar 2 dan 3 sebelum renofasi.

gambar2 --> untuk menunjukan tujuan mana ajah sihhh dulu kereta beroperasi

gambar 3--> ini lohhh menara kontrolnya yang masih secara manual. kahn mau diganti secara elektrik cuman tidak tahu dimana diletakannya. wong ini diharapkan jadi bagian yang akan dimuseumkan :)

setahu saya sih akan digunakan kembali 20 mei ini. jadi datang ajah. mumpung masih sepi dan bisa foto2x

mocca_chi mengatakan...

bused,eke kembali diajak belajar sejarah.pelajaran yang sangat membosankan dan tidak kusukai. wkwkwkwkwk *ini jujur loh, aku ga suka sejarah >.<

aa.LiL - Belajar dan Berbagi mengatakan...

jakarta meskipun bikin BORING asli, tp memang mengadung banyak sejarah... terus bebenah yee jakarte... tempat kelahiran ane..hehehe

Linda Belle mengatakan...

belon pernah deh liat stasiun tanjung priuk tp asik jg liat foto2nya....bagus loh!!

melati mengatakan...

kapan-kapan kalo ada kesempatan saya mo ke sana ah....

zener_lie mengatakan...

@mocha chi dan aa.lil

sejarah memang bikin bosan. karena cuman teori mulu. coba deh kalau kamu datang, lihat terus diceritain sama yang bisa pasti seru :)

sebetulnya gak tahu juga sih karena kalo ke tempatnya biasanya sih lansung ber-narsis ria :) terus belajar sejarah biar tampak sedikit intelek :) hahahah

Atca mengatakan...

wahh..keren banget yah..
semoga bisa selalu terjaga dan terawat.

arman mengatakan...

jadi gitu tho..

nanoq da kansas mengatakan...

Saya bahagia tetapi sekaligus sedih membaca tulisan ini. Saya bahagia karena Anda begitu gigih mengumpulkan data untuk dibagi menjadi sebuah pengetahuan penting kepada para blogger.

Kesedihan saya adalah, bahwa pemerintah kita sampai detik ini belum juga punya sensitivitas sejarah dan budaya untuk berbuat serius menyelamatkan aset-aset sejarah semacam ini. Bahwa bagaimanapun latar belakangnya, Stasiun Tanjung Priok adalah bagian dari bangunan budaya yang bernama Indonesia. Bahkan SaddaM Husein yang dikatakan diktator di Irak tetap menghormati, memelihara dan melestarikan berbagai bangunan peninggalan sejarah kuno di Irak. (Sebagian peninggalan ini kemudian hancur dibombardir pasukan Amerika saat mereka menagkap Saddam bbrp tahun lalu).

Sementara itu Pemerintah Indonesia, sama sekali tak punya komitmen untuk sejarah dan kebudayaan yang kita miliki. Contoh riil adalah perusakan Situs Kerajaan Majapahit di Trowulan.

Di kampung halamanku di Jembrana, juga ada situs Manusia Purbakala Gilimanuk. Apa perhatian pemerintah pusat untuk ini? TIDAK ADA!!

Dhe mengatakan...

wah.. keyen @_@

Kafe Lnard mengatakan...

wah lengkap banget.. :) saya blm pernah ke stasiun tanjung priuk..

banggundul mengatakan...

kapan yah stasiun bawah laut ada di Indonesia...

Joe Engressia mengatakan...

artikelnya enak dibaca bro, bsok2 mampir lgi ah ksini. :). sori gak bwa apa2

apisz mengatakan...

hai untuk semua... =)

budiawanhutasoit mengatakan...

fotonya ambil sendiri ya..bagus banget..salut.

entrynya juga bagus..sebagai referensi..

Dedot mengatakan...

asik juga,saya suka liat foto BWnya cakep banget...

salam dari Bali
Dedot

farcha mengatakan...

keren bgt mas... pinter bgt bikin tulisan ini. sukses..ya..

zhevanya mengatakan...

foto stasiun keretanya keren..

Nice BW photography... kapan2 pengen juga hunting disana :)

tyas mengatakan...

kalo liat fotonya, kayaknya tempatnya keren buat foto2.... apa karena hitam putih ya..?

Li mengatakan...

wah jd tambah ilmu niy,
makasih ner share nya.

Loecky Febriansyah mengatakan...

Unik ya tempatnya, tapi agak suram ngga sih kalau dipakai untuk pre-wedding?

mgyp mengatakan...

Waduh saya belum pernah ke Priuk,
naik kereta juga baru sekali...
mudah2an bisa kesana ah!

suzhu mengatakan...

hehehe..g pernah ke jakarta jadi g tau tuw HIKZ....

zener_lie mengatakan...

@ loecky

untuk preweed justru bisa banget. apalagi untuk saat ini udah kaya preweed di stasiun berbintang kali yah :) sebelum tanggal 20 mei kalo bisa alias sebelum kereta penumpang dijalankan lagi :) heheheh

tapi kalo diminta biaya ana itu aku tak tahu yah :) heheheh maklum bukan pengurus

IHSAN mengatakan...

seharusnya yang kaya gini ni dijaga dan dilestarikan karena merupakan saksi sejarah yang menjadi tonggak awal kemerdekaan indonesia

aries mengatakan...

Good posting...cheers :)

Fanda mengatakan...

Wah asyik juga ya? Kapan nih aku diajak jalan2? hehehe...

risti mengatakan...

Duhhh........ jadi teringat kampung kelahiranku di sampur yang sekarang dah tergusur akibat ulah kerakusan manusia dan sekarang dijadikan terminal peti kemas.

Try mengatakan...

wah kapan ku naik kereta nee...
lumayan tambah wawasan

mel_anie mengatakan...

wah2,,, jadi pengen nyobain naek kereta api apalagi dengan stasiun yang bersejarah seperti itu!!

Hu uh terkadang sejarah itu menyenangkan palagi bisa mengunjungi tempat2 bersejarah,, masih banyak yang belum kita tahu mengenai tempat-tempat bersejarah lainnya di Indonesia!!

Btw, kapan yah bisa ke Jakarta!!mel blum pernah ke luar pulau kalimantan nie...
Btw nice artikel zener!


Keep Share
Salam persahabatan
^_-

initrahartini mengatakan...

soookaaaaaaaaaaaa!!!!!!!

ayuzuricha mengatakan...

gak pernah tau sih stasiunnya :D ndak bisa koment deh :(

Just Blog For Entertainment mengatakan...

kereen :D

renspandy mengatakan...

keren... nice inpo...!
jadi pengen naek kereta api.. hkz...

herry mengatakan...

keren banget.... stasiun waktu tj priuk.... jd pengen naik kereta api.. tp sayang sekarnag kereta api ga terawat en banyak copet...

novitaintan mengatakan...

wow...
jadi itu yach
stasiun tanjung priuk..
KEREN BANGETTT..!!

DIARY LOVIANA mengatakan...

wow...
jadi itu
stasiun tanjung priuk..??
keren bangettt...

dotcom mengatakan...

ooo gitu tha om.sek bentar daku nyimak lagi yap biar lebih jelas.makasih om

cHiko's Blog mengatakan...

pingin bisa, ajarin bwt nya dunk

hana* mengatakan...

ahhh aku suka nih. keren banget, mkasih ilmunya.

SOFTMEAN mengatakan...

aku baru ngerti....ternyata tanjung priok luar biasa historinya....thanks infonya...

4lm4 mengatakan...

mas mw nanya sya pernah dengar katanya TE dah mulai scam..bener ga y??
sya mw nanya lgi neh caranya upload foto shareapic.net...gimana???

ndyteen mengatakan...

ternyata mantap jg...baru tau nie

zhevanya mengatakan...

tfs bro :)

Anonim mengatakan...

I`d like to...
---------------------------------------------------------
Signature:buy levitra professional online fxo

Anonim mengatakan...

Let me see…
---------------------------------------------------------
Signature:buy lipitor lyrbk
cheap lexapro xucyw

agen jelly gamat jakarta mengatakan...

wah keren tuh ruangan nya..

Tahitian Noni Indonesia mengatakan...

walking" sob

Mobile Phone Application mengatakan...

tambah ilmu nih..

Data Mobile Phone mengatakan...

kapan-kapan kalo ada kesempatan saya mo ke sana ah

Business And Finance mengatakan...

wewww keren ooe...

Health Care Solution mengatakan...

selalu ada kesan tersendiri kalau lihat2 yang kayak gini.

Professional indemnity insurance mengatakan...

bem pernah ke tanjuk priuk gan ane :(

Asurion Verizon mengatakan...

boro" mas ke tanjung priuk, naek kereta aja aq belum pernh

Obat Untuk Penyakit Bronkitis Secara Alami mengatakan...

Artikelnya mantap banget gan. . update terus ya
salam sehat dan sukses selalu. Terimakasih

Obat Herbal Kaki Gajah Ekstrak Alami mengatakan...

Mantap banget gan artikelnya. . Update terus ya Informasi terbarunya
salam sehat & terimakasih

Obat Herbal Alami Gondongan mengatakan...

Artikelnya mantap banget gan. .
Kami tunggu ya artikel terbarunya, salam sehat

Obat Herbal Beri-Beri Secara Tradisional mengatakan...

artikelnya nice banget gan. TOP deh
terimakasih

Obat Herbal Radang Usus Besar Yang Efektif mengatakan...

Artikel yang mantap & menarik gan. .
thank's ya, salam sehat

Obat Herbal Untuk Paru-Paru Basah Yang Alami mengatakan...

Informasi dan cerita yang disajikan menarik & bermanfaat banget gan. .
thank's

Obat Herbal Kanker Nasofaring Ekstrak Alami mengatakan...

Thank's gan atas informasi & beragam ceritanya,. menarik & bermanfaat
salam sehat

Moviecamera21 mengatakan...

Buruan nonton diweb saya film2 terbaru
Subtitel indonesia, nonton gratis streaming bioskop online

Rental Mobil Surabaya mengatakan...

Loved to read your blog.

Artikel Favorit dalam 1 minggu