Minggu, 01 Juni 2008

Blessing Cords (Benang Suci)

Suatu hari, eyang memberikan seuntai tali yang terdiri dari lima warna (pancawarna) dan dua buah simpul (ikatan). Eyang berkata, tali ini sudah diberkati (bukan jimat) dan ketika dipakai maka akan memunculkan perasaan berupa cinta sejati. Saya bukanlah tipikal percaya akan mistis, tapi setelah penjelasan akan warna dan simpul tersebut akhirnya saya sedikit terbuka dan bisa menerima ini sebagai hal yang logis.

Pancawarna bersatu pada tali tersebut merujuk pada cinta sejati, dimana merupakan kesatuan hati dari setiap bagian cinta. Tiap bagian diwakili oleh sebuah warnanya yaitu putih (suka, senang), merah (mesra, hangat), kuning (rindu, kangen), hijau (nyaman, damai), dan biru (sayang, simpati). Bicara kesatuan dari tiap bagian, jadi ingat akan pita pada lambang burung garuda pancasila yang bertuliskan "Bhineka Tunggal Ika" yang berarti walaupun berbeda tapi satu juga.

Pancawarna (lima warna), selain menunjukan bagian dari cinta, memiliki arti simbolis dan makna tertentu yaitu:

  • Putih (unsur logam) : Ketulusan, kesucian, kejujuran.
  • Merah (unsur api) : Kepedulian, kemesraan, kesetiaan.
  • Kuning (unsur tanah): Keberuntungan, kejayaan, kesejahteraan.
  • Hijau (unsur kayu) : Keimanan, kehidupan, kebersamaan.
  • Biru (unsur air) : Kebijakan, kemanusiaan, kecerdasan.

Sekarang saya mengerti apa makna dari pita atau gelang yang dipakai dalam acara tertentu. Btw, apakah warna latar belakang dari sebuah partai menunjukan simbol dari landasan yang diyakini, atau hanya sebagai variasi saja yah?

Selain lima warna masih ada dua simpul. Simpul pertama (ikatan berbentuk tusuk sate) merupakan simbol dari keris yang bermakna menjauhkan diri dari kebodohan dan belenggu. Simpul kedua (ikatan dari kedua ujung tali) merupakan simbol gendang yang berarti gotong royong, semangat, tekad, kasih dan empati.

Belum selesai, karena pemakaiannyapun punya arti. Untuk pria biasanya dipakai pada tangan kiri dan wanita dipakai pada tangan kanan. Hal ini dikarenakan pria haruslah tegar, yakin dalam menghadapi segala sesuatu dan wanita harus bersama untuk membantu. Akan tetapi pada keadaan krisis tali ini digunakan oleh pria di tangan kanan yang berarti bersama membangun, menjinjing dan wanita di tangan kiri, tegar menghadapi cobaan.

Cocok dipakai untuk saat ini, dimana negara sedang krisis dan penuh bencana. Karena disini menunjukan kesatuan hati, bersama-sama dan harus bisa untuk bangkit dari krisis negara ini. Untukmu ibu pertiwi, Cintaku. Maaf terbawa emosi.

O yah. Doa yang diucapakan:

"Om Sarva Tathagata Sitata Unikha Hung Phet Hung Mam Hung Ni Soha"
"Tayatha Om Gate Gate Paragate Parasamgate Bodhi Soha"

Sekian dulu cerita tentang blessing cords. Enjoy, peace and love from Zener.



Related Posts by Categories



4 comments:

MeL mengatakan...

gw uda bisa buat simpul angka 8-nya hahahahaa...

Anonim mengatakan...

saya request dong, tolong d tampilkan cara mengendalikan aura tubuh manusia

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia mengatakan...

boleh tuh benang sucinya, hehehe....

live score bola mengatakan...

nice info, thanks ya

Artikel Favorit dalam 1 minggu