Minggu, 12 Juli 2009

Keluarga Carlebur

Ini adalah nyata karena merupakan sahabat saya. Memang mereka tidak terkenal karena memang bukan selebritis, tapi keberhasilan dalam pendidikan membuat saya kagum dan salut. Jadi sebelumnya kuucapkan selamat kepada keluarga ini, terutama kepada sahabatku yang cantik dan cerdas. Diterima di program studi S2 untuk sang kakak dan S1 untuk sang adik dibidang biologi Universitas Cambrigde.

Siapakah mereka? Dengan ayah, F. Carlebur, berkebangsaan Belanda, Katolik dan memperoleh insinyur kimia 1978. Pada tahun 1987 menikahi seorang wanita peranakan Jawa yang lahir di Jawa Tengah, Buddha Kejawen (tradisi keluarga) dan juga merupakan insinyur kimia Universitas Diponegoro 1980. Seorang wanita yang masih kental akan kultur, tata krama budaya timur. Satu hal, karena pekerjaan sang suami yang harus merantau maka sekarang mereka berdomisili di Thailand.

Gadis yang pertama bernama Myrna, Agustus 1988. Saat SMA bersekolah di Bangkok Patana School, lulus 2006. Catatan prestasi yang ditorehkan, pada "0" level pada tahun 2004 mendapatkan 11 nilai A* dengan penghargaan Top in the World (2 subyek) dan Top in Thailand (3 subyek). Sedangkan pada "IB" (
International Baccalaureate) level pada tahun 2006 mendapatkan nilai penuh 45, dengan karya tulis kandungan kalsium di susu. Sarjana di bidang biokimia di Cambridge University 2009 dan sekarang masuk program master di bidang dan universitas yang sama.

Gadis yang kedua bernama Saskia, Mei 1991. Pada saat SMA, gadis ini juga bersekolah di Bangkok Patana School, lulus 2009. Catatan prestasi yang ditorehkan, pada "0" level pada tahun 2007 mendapatkan 11 nilai A* dengan penghargaan Top in the Wolrd (2 subyek) dan Top in Thailand (4 subyek). Sedangkan pada "IB" (
International Baccalaureate) level pada tahun 2009 mendapatkan nilai penuh 45, dengan karya tulis kandungan protein di serangga. Sekarang akan masuk kuliah di Cambridge University bidang biologi.

Kemampuan lain yang membuat saya takjub pada kedua gadis ini adalah kemampuan berbahasanya. Mereka mampu berbicara dalam bahasa Inggris, Indonesia, Tionghoa dan Jawa.

Khusus untuk putri Carlebur yang kedua, Saskia, mendapatkan beasiswa dari Yale University dan John Hopkins University (Amerika). Akan tetapi, dengan berbagai pertimbangan akhirnya Saskia memutuskan untuk memilih Cambridge University. Pertimbangannya antara lain segi kultur, keluarga dan persepsi akan kebersamaan dan keutuhan dalam perjalanan masa depan yang lebih pasti dan saling mendukung dalam mata rantai keluarga.

Apa yang menjadikan mereka spesial? Mereka berdiri diatas keaneka ragaman suku, agama, ras, budaya, lingkungan, dll. Dengan peranan seorang wanita sebagai istri sensasional dalam pendidikan kultur keluarga menghasilkan kekuatan magis untuk kesuksesan generasi penerus. Kekuatan magis yang berasal dari kultur budaya Timur Nusantara (Jawa) yang kental dalam pola pikir kehidupan sosial dan keluarga dengan penuh keharmonisan dan kedinamisan.

Apa perbedaan antara nilai prestasi diatas (prestasi di berbagai bidang) dengan nilai prestasi kompetisi (bidang khusus)? Mana yang lebih diprioritaskan dan lebih membanggakan bagi orang tua dan guru di sekolah?

Enjoy, peace and love from Sukra.

Related Posts by Categories



18 comments:

bodrox mengatakan...

speak less...

keren banget itu orang.
gua aja mo blajar english mati-matian belom bisa :(

DUNIAKITA mengatakan...

ho..ho...
apakabarnya ini bang, lama ga berkunjung nih..

kenyo mengatakan...

wah keren sekali

Panca mengatakan...

keluarga cemara tuh...

rental mobil mengatakan...

Keluarga Besar.

ROSMANA APOLLA PUTERA mengatakan...

Increase your achievments!!! hehehe

muchlisin mengatakan...

Seringkali pendidikan kita mengejar nilai-nilai dengan mengesampingkan kompetensi. Yang jelas, semangat dan kesungguhan mereka berdua pantas kita tiru

karila mengatakan...

As usual..
Postingan yang bagus bro...
Itu juga gambaran keluarga yang ingin aku capai suatu saat nanti..:)
Selain kesuksesan..tapi terutama kedekatan dan kebahagiaan bersama sebagai keluarga...
Dan postinganmu jadi motivasiku juga, karena keluarga yang aku bentuk juga berasal dari perbedaan keyakinan.. :)

Nyegik mengatakan...

wow keren buanget nih bukunya....jadi tertarik untuk membeli dan hunting...tapi kalo gag dapet boleh minta dong

Fanda mengatakan...

Menurutku, prestasi akademis bukanlah segalanya, justru yg aku salut motivasi dan semangat kedua gadis yg dilatar-belakangi oleh pendidikan moral dan budaya oleh ortunya. Itulah yg akan mendukung kesuksesan seseorang.

Sigit mengatakan...

ga ada matinya deh..selalu menghadirkan sesuatu yang memberikan motivasi dan semangat..keren

ROSMANA APOLLA PUTERA mengatakan...

selamat pagi juga mas! walau agak telat karena udah hampir siang... hehehe

Lala mengatakan...

Wah hebat banget mereka...
Keluarga Carlebur patut kita teladani!!

suzhu BITES mengatakan...

wuih...bener bro! aq stuju perbedaan bukan ukuran untuk tidak sukses...salut ma keluarganya

Rusli Zainal Sang Visioner mengatakan...

Kakak beradik dan keluarga yang luar biasa!, gadis pertama seumuran dengan saya dan yang kedua seumuran dengan adik saya :)

Ladybird mengatakan...

Hebat ya, mereka.
Mereka bisa jadi contoh bagi yang lain.

riky mengatakan...

wah keren baget...

Dudy Adityawan mengatakan...

Mereka bisa kita pun pasti bisa, mereka jg masih manusia kok bukan malaikat.. ayo semangat untuk berjuang agar bisa seperti mereka.. !!!