Minggu, 28 September 2008

Ilmu Kesehatan Klasik China Akupuntur (Masali7)

Masali mengatakan hal yang paling berharga adalah ilmu pengetahuan. Kalau saya mengatakan hal yang paling indah adalah cinta, paling nikmat adalah sehat dan paling keren adalah nama. Hihihi sudah mulai ngelantur karena sudah pada pulang kampung untuk lebaran.

Masali (nama samaran) yang terpelajar berkisah:

Di suatu sore, saya melihat papan pengumuman tentang kuliah terbuka dasar ilmu kesehatan klasik China Akupuntur. Lansung saya pergi melihat ternyata kelas penuh. Dalam hati berkata, tak masalah saya duduk belakang, lagian memiliki keberuntungan karena jika ditanya maka saya tak akan kagok. Hehehe. Dosen datang dan kuliah dimulai.

Dalam dunia pengobatan, secara umum terbagi atas 2 yaitu pengobatan barat modern dan timur klasik. Disini akan dibahas tentang pengobatan timur klasik yang mana pada dasarnya ada 4 kitab yang harus dikuasai, tapi dosen tersebut menambahkan satu lagi.

Kitab-kitab tersebut yaitu:

  • Kitab Huang Di Nei Jing yang telah berusia ± 3.500 tahun. Kitab ini terdiri dari kitab Su Wen (81 bab) dan kitab Ling Shu (81 kitab). Akan tetapi, dari kitab Su Wen telah hilang 2 bab yaitu bab 72 dan 73 yang mana ±2.500 tahun kemudian disisipi dengan bab Ci Fa Lun dan Ben Bing Lun. Ini merupakan kitab utama ilmu kesehatan klasik China.
  • Kitab Huang Di Ba Shi Yi Nan Jing (Nan Jing) yang telah berusia ±2.500 tahun. Kitab ini tercatat ditulis oleh Qin Yue Ren (Bian Que) untuk melengkapi dan menjabarkan kitab Huang Di Nei Jing, terutama bagian nadi, meridian istimewa, titik dan formula terapi akupuntur.
  • Kitab Shen Nong Ben Cao Jing (awal abad masehi) tercatat ditulis oleh Shen Nong. Kitab tersebut menjelaskan 365 jenis herbal yaitu 252 berasal dari tumbuhan, 67 berasal dari hewan dan 46 mineral.
  • Kitab Shang Han Za Bing Lun ditulis oleh Zhang Zhong Jing (±150-219). Kitab ini terdiri dari kitab Shang Han Lun yang berisikan 397 pasal mengenai penjelasan 6 kategori penyakit meridian dengan 112 formula obat dan kitab Jin Kui Yao Lue yang berisikan 25 bab dengan 36 macam penyakit dan 205 formula obat.
  • Kitab Ben Cao Gang Mu ditulis oleh Li Shi Zhen (1518-1593) yang mencatat 1.892 macan obat herbal dan 11.096 formula obat.

Formula obat adalah suatu proses pengobatan dengan menggunakan reaksi kimia sehingga tak ada yang aneh karena dapat dijelaskan secara pasti. Akupuntur adalah proses pengobatan menggunakan teori meridian Jing Luo yang mana dasarnya, memiliki 12 meridian inti dan 8 meridien istimewa.

Di dalam meridian, ada kaidah yang penting untuk dipelajari yaitu kaidah Yin Nei Yang Wai. Maksud kaidah tersebut adalah dalam tubuh terdapat 2 katagori meridian yaitu yin dan yang. Yin berada pada bagian sisi tubuh yang tak terkena sinar matahari (bagian dalam) dan Yang bagian sisi tubuh yang terkena sinar matahari (bagian luar). Contoh mudah adalah telapak tangan bila keadaan terbuka adalah bagian Yin dan bagian tertutup adalah bagian Yang. Kaedah lainnya adalah Yin Sheng Yang Jiang yang memiliki arti meridian Yin perjalannya naik ke atas dan meridian Yang perjalannya turun ke bawah.

Saat itu yang menjadi pertanyaan dosen:
  • Meridian Zu Yang Ming Lambung adalah meridian Yang, mengapa berada di bagian perut dan dada yang berada di jalur Yin?
  • Meridian Zu Tai Yang Kantung Kemih yang berada di bagaian punggung belakang terdapat 2 jalur, yang mana pada umumnya seluruh meridian hanya memiliki 1 jalur?
  • Mengapa hanya meridian istimewa Ren dan Du yang mempunyai titik akupuntur di jalur meridiannya?
  • Sumber energi, Qi meridian (Jing Qi) dari mana asalnya dan bagaimana perjalanan siklusnya?
  • Energi yang dibawa, Qi dasar (Yuan Qi) 12 meridian inti, semuanya menuju arah jantung. Apa hubungannya dengan titik Wu Shu (bagian tangan dari ujung jari hingga sikut dan bagian kaki dari ujung kaki hingga lutut)?
  • Energi yang didapat, Qi materi (Ying Qi) dari 12 meridian inti mengikuti kaedah Yin Sheng Yang Jiang. Bagaimana dengan meridian istimewa Ren dan Du yang kemudian menjadi kesatuan dalam 14 meridian yang mempunyai titik akupuntur untuk pengobatan?

Kelas hening tak ada yang menjawab dan Masali bersyukur duduk di belakang. Dosen melanjutkan jawabannya ada di kitab Ling Jiu bab 2 (Ben Shu), bab 10 (Jing Mai), bab 16 (ying Qi).

Itulah akhir kisah Masali dalam mengikuti kelas akupuntur. Saya bingung apa maksud dari dosen itu, mengapa hanya memberikan referensi dan pertanyaan tak ada penjelasan? Dipikir-pikir benar juga sih, dosen menyuruh mahasiswa mahasiswinya baca dan coba mencuri ilmu dari dosennya. Karena jika berasal dari dosen saja, maka mahasiswa mahasiswinya tak akan pernah melebihi kemampuan dosennya. Hmmm... mungkin karena itu budaya baca di Indonesia sangat kurang karena semuanya diberikan oleh dosen dan tak perlu baca buku. Hihihihi.....

Enjoy, peace and love from Sukra.

Referensi photo: http://www.chchacupuncture.co.nz/img/acupuncture1.jpg

Related Posts by Categories



2 comments:

Gwx mengatakan...

Dimana saya bisa dapatkan lengkap gambar2/letak titik akupuntur ditubuh manusia?

pengobatan luka gangren mengatakan...

memang sangat bermanfaat sekali yah teknik akupuntur untuk kesehatan, kayaknya ane gak bakalan kuat liat jarum kecilnya udah nyeri hehe

Artikel Favorit dalam 1 minggu