Kamis, 20 November 2008

Cermin Sang Kandidat

Seseorang panglima perang atau pemimpin negara, dipercaya memiliki kekuatan kharisma pemimpin yang luar biasa yang diilhami dari sebuah totem, antara lain tikus, kerbau, harimau, kura, buaya, ular, kuda, kijang, monyet, garuda, gajah, dan babi. Contoh Jenghis Khan dengan totem serigala.

Sang kandidat atau pemimpin harus mengenal jati dirinya baik kawan dan lawannya untuk menjadi seorang pemenang; selain itu dibutuhkan 3 cermin sebagai tolak ukurnya.

1. Cermin datar yang berfungsi melihat penampilan diri sendiri yang terbagi atas:

  • Keberadaan diri: rapih, bersih, jujur atau arogan, selebritis, munafik, dst.
  • Keberadaan doktrin: nasionalis (kebangsaan), patriotisme (kepahlawanan), spiritualisme (keimanan).
  • Keberadaan tanggung jawab: kepemimpinan dalam kebijakan politik, kesatuan dalam budaya sosial, ketertiban dalam peraturan hukum.
  • Keberadaan karakter: keetikaan (moral), kemampuan (pendidikan), keberanian (tindakan), kerukunan (rakyat), kemandirian dan keadilan.

Aku bercermin pada diri sendiri ada 2 hal yang pasti yaitu diriku hanyalah manusia dengan wajah pas-pasan, dan terus berusaha untuk tersenyum manis.

2. Cermin sejarah untuk mengetahui kejayaan dan keruntuhan sebuah dinasti atau rezim yang berkuasa.

Contoh nyata yang dilakukan pemimpin China, Mao Ze Dong (26.12.1893 - 09.09.1976 ):
  • Membaca dan mengkomentari "Er Shi Si Shi" yang merupakan 24 babad sejarah dan babad pertamanya ditulis oleh Si Ma Qian (145 SM- 86 SM). Buku yang terdiri dari 850 jilid benang dengan ±40 juta kata, menuturkan catatan sejarah dari raja Huang Di sampai dinasti Ming selama ±5000 tahun. Pada kurun waktu tahun 1952-1976, Mao telah membaca sebanyak 8 kali.
  • Membaca dan mengkomentari "Zi Zhi Tong Jian" yang merupakan buku catatan sejarah yang ditulis Si Ma Guang (1019-1086) dengan jumlah ±3 juta kata yang menuturkan kejadian sejarah dari ±430SM- 959M; dan Mao telah membacanya 17 kali.
  • Membaca dan mengkomentari "Shan Guo Yan Yi", Romance of Three Kingdom, babad tiga negara. Buku ini ditulis oleh Luo Guan Zhong (1330-1400), dan Mao membacanya lebih dari 70 tahun.

Apa yang dipelajari? Sang Kandidat haruslah menguasai sejarah bangsa dan dunia karena sejarah itu berulang. Walaupun dengan cara yang berbeda tapi memiliki pola dasar yang sama.

3. Cermin tokoh berfungsi mengenal kesuksesan dan kegagalan seseorang.
Contoh tokoh pemimpin abad 20:
  • Sun Zhong Shan (1866-1925), Mao Ze Dong (1893-1976) dari China;
  • Mohandas Karamchand Gandhi (1869-1948), Jauaharal Nehru (1889-1964) dari India;
  • Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John K Kennedy (1917-1963) dari Amerika;
  • Soekarno (1901-1970), Soeharto (1921-2008) dari Indonesia.

Catatan aneh: para tokoh pembaharuan (reformasi) adalah tumbal sesaji di altar era zaman? Apa yang akan terjadi dengan Barrack Obama yang saat ini adalah sosok fenomena pemimpin dunia?

Mungkin sulit, hal yang pasti cermin Tri tunggal ini memiliki makna:
Impian sang pemimpin, pelajar kita bisa
Cita-cita sang pemimpin, bersama kita bisa
Tindakan sang pemimpin, percaya kita bisa.

Enjoy, peace and love from Sukra


Related Posts by Categories



6 comments:

Genrio mengatakan...

keren juga

rio mengatakan...

keren juga artikelnya

Nakavana Maniezzthaa... mengatakan...

orisinil dan nice article...

Ziner mengatakan...

Bos keep posting yah. Bisa membuka banyak wawasan anak2 muda.

Septian Hadi Gonibala mengatakan...

infonya beranfaat.....kebetulan ane punya tugas sekolh nih.....maksih gan

Obat Herbal Untuk Mengobati TBC Kelenjar Terbaik mengatakan...

Good job gan,. mantap banget artikelnya
update terus ya, terimakasih

Artikel Favorit dalam 1 minggu