Sabtu, 20 Desember 2008

11 Petuah Kontroversial

Bego, tolol atau dodol? Baca dan belajar tetep saja bingung yang mana yang salah dan mana yang benar. Masali yang pernah pergi ke China berkata hanyalah orang yang benar-benar bijak yang akan mengatakan 11 petuah ini kontroversial. Jujur saja saya hanya menyadari beberapa saja. Apakah anda menyadarinya?

Masali berkata petuah ini dijunjung setelah ±300 tahun pencetusnya meninggal, maksudnya adalah petuah tersebut ditulis oleh muridnya dan tertulis dalam buku Lun Yu (salah satu buku filosofi Kong Zi). Hal ini menyebabkan bab atau pasal tertentu sulit dimengerti dan menjadikannya sebuah misteri. Sehingga diperlukanlah orang yang bijak, bersih dan memiliki spiritual tinggi untuk membuka rahasia tersebut tanpa melalui persepsi orang lain.

Sebelum memulai, Masali berkata ada 6 pesan dari kakek yang ada di China untuk memahami petuah tersbut. Pesan tersebut adalah:

  • Kong Zi bukanlah utusan dari langit melainkan manusia biasa yang sangat bijaksana.
  • Setiap ajaran harus dilandasi latar belakang sejarah, sosial, dan budaya pada zamannya. Zaman Kong Zi adalah zaman transisi perbudakan ke feodalis.
  • Buku Lun Yu bukan karya lansung, melainkan catatan para muridnya yang mana sangat memungkinkan adanya perbedaan pengertian dan pandangan.
  • Perkembangan zaman akan mempengaruhi ajaran dan doktrin, yang dikarenakan oleh beberapa faktor politik negara saat itu.
  • Ajaran janganlah diterima secara dogma, ekstrim dan fanatik melainkan dengan akal sehat yang dipadu dengan perkembangan zaman.
  • Ajarannya tidak untuk menilai orang lain dari kaca mata orang lain, melainkan intropeksi diri sendiri untuk mencapai kerukunan, keharmonisan dan kebijakan bersama.

Berikut adalah 11 petuah kontroversial:

1. Bab 2, pasal 24:
Hal yang tidak layak untuk disembahyangkan tapi anda melakukannya itu, adalah munafik. Mengetahui suatu kebenaran tapi anda tidak membelanya, itu adalah pengecut.
Catatan: hal yang layak seperti menyembah arwah nenek moyang (belum adanya agama).

2. Bab 6, pasal 28:
Kong Zi menemui permaisuri yang cantik dan cabul yang menyebabkan Zi Lu (muridnya) tidak berkenan. Kemudian Kong Zi bersumpah " Jika saya berbuat tidak senonoh, langit akan menghukumku! langit akan menghukumku!"

3. Bab 7, pasal 32:
Bila saya mendengarkan orang lain menyanyikan lagu dengan sempurna. Niscaya meminta untuk diulanginya dan kemudian saya akan bernyanyi bersamanya.

4. Bab 9, pasal 9:
Burung Feng (Hong atau phonix) tidak menampakan diri, sungai Huang He tidak menunjukan peta sandi. Inilah tanda bahwa perjalanan hidupku sudah saatnya berakhir.

5. Bab 13, pasal 4:
Saya tak sebanding dengan petani tua atau pekebun tua. Sungguh sempit pemikiranmu, orang yang memiliki pandangan pada tata krama maka rakyat akan menghormatinya. Orang yang berpandang akan kebenaran, rakyat akan patuh dan jika sikap anda dapat dipercaya, rakyat akan simpati untuk mendukungmu. Untuk apa anda bertanya tentang pekerjaan pertanaman?

6. Bab 13, pasal 18:
Ye Gong berkata,"Daerahku ada seorang jujur. Ketika ayahnya mencuri kambing, ia datang mengadukannya."

Kong Zi berkata,"Orang jujur didaerahku. Sang ayah menutupi kelakuan anaknya. Anaknyapun menutupi kelakuan ayahnya. Inilah perbuatan yang jujur."

7. Bab 14, pasal 10:
Hidup dalam kemiskinan tanpa mengeluh adalah hal yang sukar dijalankan; Hidup dalam kekayaan tanpa menyombongkan adalah hal yang mudah dilakukannya.

8. Bab 14, pasal 35:
Tiada orang mengenalku, aku tidak mengeluh pada langit, tidak juga menyalahkan kepada orang lain. Hanya belajar dari yang rendah ini menuju kesempurnaan, semoga langit memaklumi diriku.

9. Bab 15, pasal 32:
Orang bijak mengutamakan jalan kebenaran, tanpa mempermasalahkan keadaan perut. Petani mungkin akan kelaparan, pelajar mungkin mendapatkan kedudukan. Orang bijak akan susah jika tidak menjalani kebenaran, tapi tidak masalah menghadapi kemiskinan.

10. Bab 17, pasal 20:
Run Bei ingin menemui Kong Zi. Kong Zi menolaknya dengan alasan sakit. Setelah orang yang disuruh memberi keterangan dimuka pintu, ia memetik kecapi dan bernyanyi agar didengar orang tersebut.

11. Bab 18, pasal 24:
Ada hal yang dibenci dan memuakan yaitu ia selalu mencari keburukan orang lain, memfitnah atasannya, melakukan tindak asusila dengan nekad, tidak rasio dan keras kepala. Ada hal yang dibenci dan memuakan yaitu ia selalu meremehkan hasil karya orang lain dan membanggakan dirinya. Pandai berbuat asusila menganggap dirinya sebagai pemberani. Membuka rahasia orang lain menyatakan dirinya sebagai orang jujur.

Maaf jika ada kata-kata yang salah, karena jika diterjemahkan lansung akan tercipta sebuah kalimat yang tidak nyambung. Maaf pula jika ada kata-kata yang tidak berkenan. Anggap saja saya manusia bodoh dan tidak bijak sehingga membutuhkan anda untuk menjelaskannya.

Belajar suatu ajaran atau falsafat kuno, harus dipandang dari hierarki, akademi dan spiritual ajarannya. Seiring perkembangan zaman dan sosial budaya, kita janganlah terbelenggu oleh persepsi yang ekstrim dan paradox, saran positif untuk kerukunan, keharmonisan dalam perbedaan pandangan, ajaran dan sosial budaya.

Enjoy, peace and love from Sukra.

Referensi photo: http://kumanteria.files.wordpress.com/2008/07/bingung.jpg

Related Posts by Categories



6 comments:

' Li ' mengatakan...

zener artikel kamu keren bangets....
wihh hrs banyak belajar ny sm zener^^

kiki4hire mengatakan...

Memang luar biasa, bisa dijadikan landasan berpikir dari sudut pandang berbeda.

HAK mengatakan...

gak mudeng aku...Ajarin dong

budi mengatakan...

Podo..gak mudeng...

hendra mengatakan...

mudeng titik tapi agak sedikit bingung!!hehehe

Obat Herbal Kaki Gajah Ekstrak Alami mengatakan...

Mantap banget gan artikelnya. . Update terus ya Informasi terbarunya
salam sehat & terimakasih

Artikel Favorit dalam 1 minggu