Rabu, 21 Mei 2008

Langkah Kaki Manusia dan kepribadian

Ketika berada di suatu tempat dimana banyak orang berlalu lalang tentulah sangat berisik atau bising yang ditimbulkan oleh percakapan atau langkah kaki ketika berjalan. Tentu langkah kaki setiap orang tidaklah sama, bahkan langkah kaki bisa menjadikan identitas seseorang.

Ini hanyalah perumpaan saya yang belum tentu benar akan langkah manusia.

Langkah cepat, biasanya dilakukan ketika seseorang memiliki keperluan dan terdesak, atau keinginan yang ingin cepat diperoleh, sehingga dapat diidentikan dengan ambisi dan waktu. Keinginan untuk memperoleh sesuatu haruslah fokus dan tidak menunggu, yang dapat menyebabkan hilangnya suatu kesempatan.

Langkah besar, umumnya dilakukan untuk mengurangi energi yang dikeluarkan. Sebagai contoh ketika naik tangga, kaki akan terasa lebih letih ketika menaiki setiap anak tangga dibandingkan menaiki setiap dua anak tangga. Langkah besar adalah suatu cerminan bahwa segala sesuatu yang dikerjakan haruslah efektif dan efesien atau dengan modal yang kecil harus memperoleh hasil yang maksimal.

Banyak hambatan atau gangguan seperti jalan licin, langkah pendek sangatlah diperlukan agar tidak jatuh. Setiap manusia haruslah berhati-hati akan setiap langkahnya dan langkah (dasar) yang kokoh akan sukar untuk dijatuhkan atau dikalahkan.

Langkah santai biasanya dilakukan pada saat mencari barang di mall. Hal yang dikerjakan dengan ketenangan dan kesabaran akan menghasilkan sesuatu yang baik. Kegelisahan dan keterburu-buruan dapat menjadikan bumerang bagi dirinya sendiri.

Langkah kesamping. Hmmm...... sepertinya bukan langkah manusia tapi langkah kepiting. Langkah yang harus dihindarkan karena langkah ini bagaikan seseorang yang tidak berani menghadapi apa yang ada didepannya sehingga lari dari kenyataan.

Setiap langkah yang dilakukan memiliki arti, tapi tiada berarti bila langkah tersebut tidak menjadikan diri kita satu langkah lebih depan daripada orang lain. Selalu mengantisipasi segala resiko yang dapat terjadi, dan jadikan diri kita berbeda. Berbeda berarti tidak mengikuti orang lain, menjadi diri sendiri, dan jadikan orang lain mengikuti keinginan diri kita.

Enjoy, peace and love.

Referensi photo: http://static.flickr.com/70/176809238_de6123ffb2.jpg

Related Posts by Categories



4 comments:

MeL mengatakan...

kl menurut cerita lu ini, semua org singapur "memiliki keperluan dan terdesak" dong... secara mereka jalannya pd cepet2 banget hahaha.......

Vinny mengatakan...

Vin mengatakan.......
kalo menurut gw langkah kaki memang mencerminkan orangnya loh! kalo orangnya emang cekatan biasanya sih langkahnya gede2 dan cepet bgt. Trus kata orang, kalo ada orang yang selalu memandang ke bawah setiap berjalan artinya orangnya lihai.
Tapi menurut gw sih itu cuma culture sih, sama spt kata Mel. Kalo yang uda dibiasakan berjalan lambat spt raja n ratu zaman dahulu bukan berarti kalo mereka tidak cekatan alias melan kan? Trus orang jepang pas zaman dahulu kala kan jg disuruh jalan denganlangkah kecil2!
Hehehe ^_^

Gustanto mengatakan...

kenapa sich harus tinggalin komentar????? gw lagi buru2x nich!!!

nowGoogle.com adalah Multiple Search Engine Popular mengatakan...

salam kenal dari ku

Artikel Favorit dalam 1 minggu